Wikipedia

Hasil penelusuran

Selasa, 09 Juli 2013

Tips Agar Puasa Tetap Bugar

       Pada waktu buka puasa dan sahur suplai gizi perlu diusahakan memenuhi unsur-unsur yang dibutuhkan tubuh, meliputi enam jenis zat gizi yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air. Pentingnya keseimbangan gizi sering kurang disadari karena hasilnya tidak terlihat langsung. Seseorang yang kekurangan zat gizi tertentu sama bahayanya dengan mereka yang kelebihan gizi tertentu. Makan yang seimbang baik dalam porsi maupun gizi akan mempengaruhi susunan saraf pusat dan kondisi biokimia tubuh. Makan yang seimbang adalah makan yang tidak kekurangan tetapi juga tidak berlebihan, yang disesuaikan dengan usia, kualitas dan kuantitas gerak serta kondisi tubuh.
       Pada beberapa orang, pada saat puasa mempunyai keluhan seperti merasa lemas dan lesu atau stamina menurun, juga gangguan pencernaan seperti perut kembung dan gangguan lambung. Beberapa bahan pangan tertentu seperti madu, jahe, kencur, temu lawak, dan bahan-bahan lainnya dapat digunakan untuk mengatasi stamina menurun, kembung, dan gangguan lambung pada saat puasa.

Berikut beberapa bahan alami yang dapat digunakan agar puasa tetap segar-bugar.

1.MADU Khasiat : meningkatkan stamina serta mempertahankan stabilitias tubuh agar tetap sehat dan bugar, melancarkan proses metabolisme, untuk kecantikan dan awet muda, mencegah gangguan pencernaan, dan lain-lain.

2.KURMA Khasiat : meningkatkan stamina dan energi, mencegah & mengatasi anemia (kurang darah), melancarkan pembuangan, sebagai penenang (merileksasi sel otot tubuh yang tegang), mencegah pendarahan rahim.

3.JAHE (Zingiber officinale Rosc.) Khasiat : meningkatkan stamina, mengatasi perut kembung, masuk angin, mual, muntah, sakit kepala, pusing, demam, dan lain-lain.

4.TEMU LAWAK (Curcuma xanthorrhiza) Khasiat : kolesterol tinggi, meningkatkan stamina tubuh/tonikum, kurang darah, radang lambung/maag, perut kembung, dan lain-lain.

5.KENCUR (Kaempferia galanga) Khasiat : meningkatkan stamina tubuh, menghilangkan bau mulut, radang lambung, kembung, mual, muntah, masuk angin, dan lain-lain.

6.Ubi Jalar Merah (Ipomoea batatas) Khasiat : perut kembung, peluruh kentut, masuk angin, gangguan lambung.

7.KUNYIT (Curcuma domestica Val.) Khasiat /efek ; radang lambung, memperlancar pengeluaran empedu sehingga mengurangi perut kembung, mual, dan rasa begah di perut.

8.KAPULAGA (Amomum cardamomum) Khasiat : untuk radang lambung, mual, muntah-muntah, perut sebah dan kembung.

9.KAYU MANIS (Cinnamomum burmanii) Khasiat : untuk radang lambung, mual, muntah-muntah, perut sebah dan kembung.


Itulah beberapa tips agar tetap bugar selama puasa, selamat mencoba. Semoga
bermanfaat bagi pembaca :).
 

Kisah Sahabat Nabi yang Ingkar : Tsa'labah

Seorang sahabat Nabi yang amat miskin datang pada Nabi sambil mengadukan tekanan ekonomi yang dialaminya. Tsa'labah, nama sahabat tersebut, memohon Nabi untuk berdo'a supaya Allah memberikan rezeki yang banyak kepadanya.

Semula Nabi menolak permintaan tersebut sambil menasehati Tsa'labah agar meniru kehidupan Nabi saja. Namun Tsa'labah terus mendesak. Kali ini dia mengemukakan argumen yang sampai kini masih sering kita dengar, "Ya Rasul, bukankah kalau Allah memberikan kekayaan kepadaku, maka aku dapat memberikan kepada setiap orang haknya".

Nabi kemudian mendo'akan Tsa'labah. Tsa'labah mulai membeli ternak. Ternaknya berkembang pesat sehingga ia harus membangun petenakakan agak jauh dari Madinah. Seperti bisa diduga, setiap hari ia sibuk mengurus ternaknya. Ia tidak dapat lagi menghadiri shalat jama'ah bersama Rasul di siang hari. Hari-hari selanjutnya, ternaknya semakin banyak; sehingga semakin sibuk pula Tsa'labah engurusnya. Kini, ia tidak dapat lagi berjama'ah bersama Rasul. Bahkan menghadiri shalat jum'at dan shalat jenazah pun tak bisa dilakukan lagi.

Ketika turun perintah zakat, Nabi menugaskan dua orang sahabat untuk menarik zakat dari Tsa'labah. Sayang, Tsa'labah menolak mentah-mentah utusan Nabi itu. Ketika utusan Nabi datang hendak melaporkan kasus Tsa'labah ini, Nabi menyambut utusan itu dengan ucapan beliau, "Celakalah Tsa'labah!"

Nabi murka, dan Allah pun murka! Saat itu turunlah Qs at-Taubah: 75-78

"Dan diantara mereka ada yang telah berikrar kepada Allah, "Sesungguhnya jika Allah memberikan sebahagian karunia-Nya kepada kami, pastilah kami akan bersedekah dan pastilah kami termasuk orang-orang yang saleh."

Maka setelah Allah memberikan kepada mereka sebahagian dari karunia-Nya, mereka kikir dengan karunia itu, dan berpaling, dan mereka memanglah orang-orang yang selalu membelakangi (kebenaran).

Maka Allah menimbulkan kemunafikan pada hati mereka sampai kepada waktu mereka menemui Allah, karena mereka telah memungkiri terhadap Allah apa yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya dan (juga) karena mereka selalu berdusta.

Tidaklah mereka tahu bahwasannya Allah mengetahui rahasia dan bisikan mereka, dan bahwasannya Allah amat mengetahui yang ghaib?"

Tsa'labah mendengar ada ayat turun mengecam dirinya, ia mulai ketakutan. Segera ia temui Nabi sambil menyerahkan zakatnya. Akan tetapi Nabi menolaknya, "Allah melarang aku menerimanya." Tsa'labah menangis tersedu-sedu. Setelah Nabi wafat, Tsa'labah menyerahkan
zakatnya kepada Abu Bakar, kemudian Umar, tetapi kedua Khalifah itu menolaknya. Tsa'labah meninggal pada masa Utsman.

Dimanakah Ts'alabah sekarang?

Jangan-jangan kitalah Tsa'labah-Tsa'labah baru yang dengan linangan air mata memohon agar rezeki Allah turun kepada kita, dan ketika rezeki itu turun, dengan sombongnya kita lupakan ayat-ayat Allah.

Bukankah kita dengan alasan sibuk berbisnis tak lagi sempat sholat lima waktu. Bukankah dengan alasan ada "meeting penting" kita lupakan perintah untuk sholat Jum'at. Bukankah ketika ada yang meminta sedekah dan zakat, kita ceramahi mereka dengan cerita bahwa harta
yang kita miliki ini hasil kerja keras, siang-malam membanting tulang, bukan turun begitu saja dari langit, lalu mengapa orang-orang mau enaknya saja minta sedekah tanpa harus kerja keras.


Bagaimana? Cukup masuk kedalam relung hati kita bukan? Maka dari itu, dimulai dari sekaranglah teman. Ayo kita sama-sama banyak-banyak bersedekah!

Senin, 08 Juli 2013

Tips Belajar Agar Lebih Efektif

  1. Asupan Nutrisi. Asupan makanan adalah salah satu faktor penting bagi otak agar dapat bekerja lebih baik. Kebanyakkan para pelajar Indonesia, sering menyepelekan sarapan pagi. Padahal, sarapan pagi adalah salah satu faktor penting yang dapat menunjang kinerja kerja otak pada saat belajar. Disarankan untuk mengkonsumsi nasi, telur dadar dan ikan pada saat sarapan. Tahukah anda rahasia orang Jepang yang memiliki otak encer? Ikan adalah salah satu rahasianya! Kandungan protein pada ikan lebih tinggi dari protein pada kacang-kacangan, dan setara dengan daging, sedikit dibawah telur. Zat besi pada ikan juga membantu mencegah terjadinya anemia. Mengkonsumsi ikan juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan hipertensi, serta masih banyak manfat-manfaat lainnya. Telur juga tidak kalah penting bagi kesehatan, kandungan karetenoid pada kuning telur sangat baik untuk kesehatan mata.
  2. Mengkonsumsi Coklat. Selain dikenal dapat mengurangi stres, mengkonsumsi coklat ternyata juga dapat meningkatkan kemampuan matematika kita, loh! Menurut studi, mengkonsumsi coklat dapat juga dapat meningkatkan daya ingat. Penilitian tersebut dilakukan selama 8 minggu dan melibatkan sekitar 90 lansia. Setelah diteliti, coklat ternyata mengandung flavonoid yang dapat mencegah penurunan kognitif pada orang lanjut usia.
  3. Memajang Rumus dan Hafalan di Dinding Kamar. Cara berikut adalah salah satu tips dari saya, yang sudah saya terapkan sendiri. Dengan memanjang rumus dan hafalan di dinding kamar, dapat membuat belajar lebih praktis tanpa membuka buku. Tapi jangan lupa dibaca juga ya. Dengan seringnya kita membaca rumus atau hafalan tersebut, maka lama-kelamaan tanpa kita sadari kita sudah menghafal rumus-rumus atau hafalan yang tertulis disana.
  4. Minta bimbingan atau les. Apabila ada pelajaran yang belum anda pahami, anda dapat menanyakannya ke guru anda atau kepada orang yang lebih tau. Jangan menyimpan atau memendam hal yang belum anda pahami, itu dapat menyebabkan kita menjadi malas belajar karena rasa penasaran yang tidak terjawab tersebut diabaikan begitu saja. Belajar dengan seorang pembimbing atau guru privat juga dapat membuat kita lebih semangat belajar dan lebih efektif dibandingan belajar kelompok, yang terkadang lebih banyak bermain daripada belajar.
  5. Simaklah Penjelasan Guru dengan Seksama. Pada saat guru sedang menjelaskan, usahakan anda tetap fokus menyimak. Karena itulah dianjurkan untuk bersarapan pagi agar tidak mengantuk pada saat kegiatan belajar-mengajar sedang berlangsung. Hal ini juga dapat membantu anda agar terhindar dari sistem belajar ‘SKS’ atau ‘Sistem Kebut Semalam’. Sistem belajar seperti ini kurang baik bagi otak kita, karena dapat membuat otak kelelahan dan tidak fit pada pagi harinya.  
  6. Shalat dan berdoa. Setelah semua tips diatas sudah anda lakukan, yang paling penting anda lakukan berikutnya adalah shalat dan berdoa. Menurut penelitian, gerakkan sujud saat shalat dapat membantu aliran darah dan oksigen yang dibutuhkan mengalir lebih banyak ke otak. Sehingga meningkatkan kecerdasan pada otak. Selain itu, gerakkan-gerakkan shalat seperti ruku’, i’tidal, dan lain-lainnya juga memiliki manfaat tersendiri bagi kesehatan tubuh. Shalat dan berdoa juga dengan benar, juga dapat mencegah atau mengurangi hati dari perasaan khawatir dan takut yang berlebihan. Dan membuat kita lebih dekat dengan Tuhan serta menuntun kita untuk menjauhi perbuatan-perbuatan munkar yang terlarang.

                                                 

Nah, itulah tips dan saran agar belajar lebih efektif dari saya. Tips diatas baru sebagian saja loh, sebenarnya masih banyak cara-cara lain agar belajar lebih efektif. Semoga bermanfaat ya teman
:).